Langsung ke konten utama

Menteri RISTEKDIKTI mencoba Sepeda Listrik Astrobike

Mohamad Nasir Menteri Ristek Dikti mengunjungi Universitas Negeri Yogyakarta dalam
rangka kunjungan dinas. 13 Juli 2018 pukul 06.00 WIB Mohamad Nasir bersama rombongan
Rektor Sutrisna Wibawa, Mantan Rektor Rochmat Wahab dan Dekan FT UNY berjalan kaki
mengelilingi kampus dan melihat potensi yang dikembangkan UNY. Pada kesempatan ini beliau
bertemu pula dengan Astrobike Sepeda Listrik Berbasis Smartphone. Astrobike adalah sepeda
buatan mahasiswa UNY yang memiliki kiat-kiat tinggi sebagai produk Indoneisai bidang
transportasi ramah lingkungan. Setelah dicoba oleh Mohamad Nasir, ia mengatakan bahwa produk
ini adalah temuan baru anak bangsa. Temuan baru yang dimaksud adalah teknologi astrobike
sebagai upgrading sepeda konvensional menjadi sepeda listrik. Astobike memiliki kecepatan
tinggi namun tetap ramah lingkungan. Sepeda listrik buatan Astrobike tampak gagah saat
digunakan oleh Mohamad Nasir.
Mohamad Nasir sebagai pejabat pendidikan di Indonesia ikut bangga memiliki Astrobike.
Sepeda ini mengembalikan jiwa bersepeda di Indonesia. Para pesepeda tidak perlu takut telat
masuk kantor atau sekolah karena sekarang sudah ada sepeda cepat Astrobike. Konsep sepeda ini
adalah dapat digunakan untuk olahraga ataupun bersepeda cepat. Sepeda Astrobike dilengkapi
dengan motor BLDC, baterai litium, controller astro, handle gas, rem elektrik, dan aplikasi
smartphone. Aplikasi smartphone yang dibuat oleh tim Astro ini berfungsi sebagai monitoring
bike dan pengunci. Kelengkapan dari teknologi Astrobike inilah yang menarik Mohamad Nasir
beserta rombongan.
I Gede Dangin sebagai pengembang utama Astrobike juga mengungkapkan “harapan kami
sebagai anak bangsa adalah memberikan kenyamanan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Tidak ada lagi yang malas bersepeda karena takut capek. Anda dapat berolahraga dan jika capek
tinggal gas saja”. Dangin beserta timnya menyiapkan 8 sepeda untuk demo produk bersama
rombongan Mohamad Nasir. Semoga Indonesia terus berkembang bersama karya anak bangsa
karena mereka adalah kekuatan emas negara. Bangga Indonesia bersama anak bangsa. [azz]

#menristrkdikti
#sepedalistrik
#sepedalipat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keuntungan, Kerugian, Dan Cara Kerja Sistem Rem Hidrolik

Daya pengeremannya lebih cekatan saat sepeda listrik melaju dengan speed tertinggi. Rem adalah pilihan pertama untuk keamanan. Jika basah, rem tetap keras dan tidak licin, berkat pula konstruksi pemasangan lebih terlatih. Teknisi Astro Bike memiliki daftar job . Tugas mereka menjamin sistem kerja quality control telah sesuai persyaratan dari pelanggan. Memeriksa secara kualitatif sebelum, selama, hingga proses finishing untuk siap terjun ke pasar. Proses pengujian dilakukan secara teknologi, maupun manual. Penggunaan rem jenis hidrolik dianjurkan untuk sepeda listrik, khususnya Astro Bike . Shimano BRM-395 telah diakui oleh pasar dunia sebagai rem cakram terbaik di kelasnya. Baik masyarakat Jerman dan Polandia pun kerap memfavoritkan produk ini. Proses pemasangan dan pengaturan konstruksi cukup sederhana, apalagi perawatannya sangat mudah. Disini ayunan pedal rem memiliki tugas untuk mendorong minyak atau brake fuild menjadi tekanan hidrolik. Secara kontinuitas, rem hidr

Ingin Membeli Sepeda Listrik Astro-Bike ?? Silahkan. . . .Murah loh

Penggunaan sepeda listrik Astro-Bike semakin meningkat dari hari ke hari pada berbagai wilayah di Indonesia. Terutama ingkungan perusahaan swasta dan nasional. Utamanya bagi management organisasi yang telah menerapkan kebijakan ramah lingkungan. Toko dan bengkelnya sangat bertanggung jawab, karena berada di lingkungan pendidikan Universitas Nasional Yogyakarta (UNY). Semua penjualan motor listrik dapat dibeli dengan harga jual yagn sangat murah. Hanya Rp. 5,688 juta - Rp. 7,098 juta yang tersedia dalam bentuk 4 pilihan paket.

Manfaat Merakit Sepeda Listrik Sendiri

Pengin memiliki sepeda listrik merakit ataupun membeli jadi memanglah sebuah pilihan. Kenapa tidak membeli jadi saja ?, padahal kan beli jadi tentu lebih murah daripada merakit. Total cost biaya merakit bisa jadi membengkak dan lebih mahal. Tapi kenyataannya banyak hobi perakit justru menikmati ini. Lalu alasan apa dong yang cocok jika memilih merakit sendiri. Pengin tau alasannya ?. mari kita bahas alasan-alasan yang cocok untuk merakit sendiri. 1. Mengerti apa yang dimiliki. Sepeda yang kita gunakan adalah sepeda milik kita. Kita tentu mengenali lebih dalam tentang sepeda yang akan dijadikan listrik. Sparepart yang ada pada sepedamu, tentu kamu lah yang lebih tau.